SPPG Dapur MBG Amandari

Resmikan SPPG Amandari Tarutung, JTP Ingin Percepatan MBG Sentuh Seluruh Penerima Manfaat

Yayasan Amandari turut membangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), bagian penting dari program pemerintah. Tugasnya adalah memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi gratis untuk mengatasi stunting, meningkatkan gizi masyarakat, dan menggerakkan perekonomian lokal.

Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius TP Hutabarat menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus menyentuh seluruh penerima manfaat yang ada di kabupatennya. Guna percepatan implementasi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden ini, pihaknya melakukan pemetaan hingga wilayah terpencil.

“Kita mapping. Lewat Satgas yang telah kita bentuk, akan melakukan pemetaan, supaya bisa menyentuh seluruh penerima manfaat hingga daerah terluar dan terpencil,” kata Bupati Taput saat hadir dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Hutatoruan I, Saitnihuta Kecamatan Tarutung, Tapanuli Utara, yang diinisiasi Yayasan Amandari Lumbantobing, Sabtu, 23 Agustus 2025.

JTP mengungkapkan masih banyak daerah terpencil di wilayahnya yang menjadi fokus utama pemerintah daerah sebagai sasaran Program MBG. Dapur yang berdiri sekarang masih kebanyakan berada di kota dan sekitarnya. Harapan pemerintah, katanya, semakin cepat semakin baik, karena dampaknya sangat positif, terutama dalam pemenuhan gizi bayi, anak dan ibu menyusui.

Selain itu, tambah JTP, Program MBG juga dapat menciptakan lapangan kerja dengan adanya kebutuhan bahan pangan bagi SPPG atau Dapur MBG. “Ke depan, sedikitnya 75 persen bahan-bahan MBG itu didapat atau dipenuhi dari lokal,” jelasnya.

Lalu ada perputaran uang di desa-desa, karena pelaku pertanian lewat program ketahanan pangan desa bisa mendukung Dapur MBG. “Pemerintah Taput akan selalu hadir untuk menyukseskan MBG di Tapanuli Utara. Kita sudah bentuk Tim Satgas MBG Tapanuli Utara,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Raja Amandari Sabungan Lumbantobing (YRASLT) Drs. Simon Lumbantobing mengatakan pembangunan SPPG akhirnya terlaksana setelah melalui perjalanan panjang dan pemikiran yang mendalam.

Peresmian SPPG MBG Yayasan Amandari

“Kami menyadari bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sangat erat kaitannya dengan pemenuhan gizi sejak dini. Gizi yang baik tidak hanya membentuk tubuh yang sehat, tetapi juga otak yang cerdas,” katanya.

Simon mengungkapkan rata-rata IQ orang Indonesia masih berada di angka 78,49 dan menempati urutan 129 dunia, jauh di bawah negara Asia lainnya seperti Jepang, Taiwan, dan Singapura yang IQ-nya berada di atas 105. Demikian pula dalam pendidikan, Indonesia masih berada di posisi 67 dunia, dan keempat di Asia Tenggara.

“Fakta ini merupakan tantangan sekaligus panggilan. Melalui SPPG ini, kami ingin berpartisipasi meningkatkan kualitas gizi anak-anak bangsa, sehingga mereka memiliki kesempatan untuk tumbuh sehat, cerdas dan mampu bersaing di kancah global,” katanya.

Di samping itu, lanjut Simon, misi mencerdaskan anak bangsa ini sekaligus merupakan cita-cita dan kerinduan dari Raja Amandari Sabungan Lumbantobing yang ditunjukkan melalui sejarah penerimaan pelayanan dan penjamuan makan Dr. I.L Nommensen di rumahnya dahulu kala di Saitnihuta.

“Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya SPPG Yayasan Amandari ini. Semoga kehadiran lembaga ini menjadi berkat bagi masyarakat sekitar, tumpuan harapan bagi anak-anak, serta kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Amandari Perwakilan Tapanuli Utara Dr. Simion Harianja mengatakan pendirian SPPG ini bukanlah sebuah proses yang instan, melainkan buah dari perjalanan panjang dan pergumulan yang mendalam.

Sejak awal, Yayasan Amandari menyadari bahwa salah satu tantangan besar bangsa kita adalah masalah gizi, yang berkaitan langsung dengan kecerdasan, kesehatan, dan masa depan generasi penerus.

Proses perencanaan hingga pembangunan lembaga ini melalui banyak diskusi prosedur dan mekanisme yang unik. “Dalam proses pembangunan ini, kami menaruh perhatian besar pada pemberdayaan masyarakat lokal. Oleh karena itu, sistem perekrutan tenaga kerja SPPG Yayasan Amandari memprioritaskan tenaga kerja yang tinggal di sekitar wilayah Yayasan,” jelasnya.

Perekrutan Dapur MBG Amandari diarahkan pada tenaga kerja lokal, seperti bidan dan ahli gizi sebanyak 12 orang. Lalu lulusan SMA/SMK sebanyak 37 orang. SPPG Yayasan Amandari adalah langkah nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden/Wakil Presiden Prabowo-Gibran.

“Kita ingin anak-anak penerima manfaat mengalami peningkatan kualitas hidup yang signifikan. Mereka tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki masa depan cerah. SPPG diharapkan mampu mengurangi angka stunting, meningkatkan rata-rata IQ anak, serta melahirkan generasi baru Indonesia yang unggul secara global,” jelas Simion, didampingi Ketua SPPG Estomihi Pasaribu.

Peresmian ini juga sebagai momentum untuk semakin berkomitmen dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Sejumlah tamu undangan hadir pada peresmian diantaranya, mantan Bupati Taput Torang Lumbantobing, mantan Ketua DPRD Taput Ottonyer Simanjuntak, Anggota DPRD Frengky Simanjuntak, pengusaha Ando Simanungkalit serta sejumlah akademisi.

Sementara itu Ketua Operasional Yayasan Amandari Frenky Hutabarat terlihat mengkoordinir berlangsungnya acara. Wakil Rektor III Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Institut Agama Kristen Nasional (IAKN ) Tarutung Dr. Hanna Aritonang mengatakan SPPG Yayasan Amandari di Saitnihuta kiranya menjadi saluran berkat bagi banyak orang.

“Terhadap operasional MBG ini saya melihat langsung adanya sambutan hangat dari para guru, anak dan orang tua. Itu bukti bahwa bangsa sangat setuju dengan program pemerintah ini,” ujarnya.

Dr. Hanna Aritonang pun memotivasi para pekerja di SPPG Amandari yang didominasi kaum perempuan dengan mengatakan bahwa lewat layanan prima mereka akan melengkapi sebuah panggilan teologis dan panggilan sosial dengan memastikan kadar gizi yang diberikan kepada anak- anak secara baik dan higienis.(WAS)

Link: https://waspada.co.id/resmikan-sppg-amandari-tarutung-jtp-ingin-percepatan-mbg-sentuh-seluruh-penerima-manfaat

Berita Terkait