Belajar Aksara Batak Yayasan Amandari

Ratusan Siswa SD-SMP Ikuti Lomba Baca Tulis Aksara Batak di Tarutung

Untuk mengembangkan kekayaan budaya, Yayasan Amandari berusaha menjaga warisan budaya lewat kelas mengajar aksara Batak, serta mengadakan sarasehan adat budaya hingga lomba baca tulis aksara Batak.

Ratusan siswa-siswi SD dan SMP dari berbagai kecamatan di Tapanuli Utara mengikuti lomba Baca Tulis Aksara Batak yang dilaksanakan Yayasan Raja Amandari Sabungan Lumbantobing (YRASLT) di Saitnihuta Tarutung, pada hari Jumat tanggal 12 Mei 2017.

Menurut Ketua Umum Yayasan Drs. Simon Lumbantobing, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian pomparan Raja Amandari akan pentingnya melestarikan nilai-nilai budaya yang dimulai dari anak usia sekolah. “Salah satunya mendidik anak melalui Aksara Batak, sehingga aksara tersebut tidak hilang di tengah keberagaman budaya di negeri ini,” katanya.

Belajar Aksara Batak Yayasan Amandari

Disebutkan, banyak hal yang harus dilestarikan di Tanah Batak khususnya di Silindung yang semakin lama semakin hilang, salah satunya ihan batak (ikan batak). “Saat ini kita sedang mengembangkan ihan batak di Tarutung ini,” katanya.

Sementara itu, menurut Dewan Juri Lomba Manguji Nababan, Waldemar Simamora dan Harry Lumbantobing, sudah saatnya guru-guru di Tapanuli Utara dilatih Aksara Batak, karena hal itu merupakan salah satu muatan lokal di sekolah. “Banyak guru mengajar Aksara Batak tetapi bukan itu jurusannya, sehingga perlu pelatihan,” katanya.

Menurut Ketua Panitia Dr. Simion Harianja, kegiatan tersebut selain dukungan Pemkab Taput juga atas peran aktif Yayasan Amandari untuk menggali dan melestarikan budaya Batak selagi tidak bertentangan dengan firman Tuhan. Kegiatan sehari itu dihadiri Ketua Pomparan Raja Amandari Ir. Ronald Lumbantobing, Ketua Pembina Yayasan Drs. Binsar Lumbantobing dan Ketua Pengawas Drs. Bonar Lumbantobing. (SIB)

Link: https://www.hariansib.com/Sekolah/167496/ratusan-siswa-sd-smp-ikuti-lomba-baca-tulis-aksara-batak-di-tarutung

Berita Terkait